Provinsi Papua Barat terbentuk berdasarkan UU No.45 Tahun 1999, Saat ini Provinsi Papua Barat sedang melakukan pembangunan dan pembenahan diberbagai bidang untuk mempercepat pertumbuhan daerah. Provinsi Papua Barat merupakan Provinsi ke-33 dalam lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia, secara geografis Papua Barat terletak pada O o,O” – 4 o,O” Lintang Selatan 124 0,OO” – 132 0,O” Bujur Timur. Ketinggian di atas permukaan laut 100 Meter, Luas Wilayah Provinsi Papua Barat mencapai 140.375,62 Km2 ( data BPS 2009 ) habis dibagi menjadi 10 Kabupaten dan 1 Kota, yang terdiri atas 134 Distrik, 1.224 Kampung, dan 51 Kelurahan dengan jumlah penduduk sebnyak 729.962 jiwa yang terbagi atas penduduk laki-laki sebanyak 383.084 jiwa dan perempuan sebanyak 346.878 jiwa. Adapun batas-batas wilayah dari Provinsi Papua Barat adalah :
- Sebelah Utara : Samudera Pasifik
- Sebelah Selatan : Laut Banda Provinsi Maluku
- Sebelah Barat : Laut Seram Provinsi Maluku
- Sebelah Timur : Provinsi Papua
Adapun 10 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi ke-33 ini antara lain :
- Kabupaten Manokwari ( Ibukota Provinsi )
- Kabupaten Sorong
- Kabupaten Fak-fak
- Kabupaten Raja Ampat
- Kabupaten Teluk Wondama
- Kabupaten Kaimana
- Kabupaten Teluk Bintuni
- Kabupaten Sorong Selatan
- Kota Sorong
- Kabupaten Maybrat
- Kabupaten Tambraw
Berdasarkan data yang dihimpun kabupaten Sorong Selatan dengan luas wilayah 29.810,00 Km2 merupakan Kabupaten Terluas di Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Raja Ampat dengan luas wilayah 6.084,50 Km2 merupakan Kabupaten Yang memiliki luas wilayah terkecil di Provinsi Papua Barat.
Pertumbuhan Perekonomian di Provinsi Papua Barat menunjukan pertumbuhan yang sangat positif, hal ini dapat dilihat dari sebagian besar sektor mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Pada Tahun 2008 besaran nilai PDRB atas dasar harga berlaku yang tercipta adalah 12,47 triliun rupiah, mengalami peningkatan sebesar 20,27 persen dibanding tahun 2007 yang sebesar 10,37 triliun rupiah, Pada Tahun 2009 pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua Barat adalah sebesar 7,33 persen, lebih cepat bila dibandingkan dengan tahun 2007 yang mencapai 6,95 persen. Selama kurun waktu 8 tahun sejak Tahun Dasar 2000 pertumbuhan perekonomian Provinsi Papua Barat untuk harga berlaku cenderung meningkat sangat cepat, sedangkan untuk harga konstan 2000 meningkat lebih cepat hingga tahun 2003.




