Kabupaten Bintuni memiliki sumberdaya perikanan yang sangat besar dan merupakan potensi alam yang dapat dikembangkan menjadi sala satu sektor unggulan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Saat ini ada dua kegiatan pemanfaatan sumebr daya perikanan yang menonjol, yaitu kegiatan perikanan tangkap dan budidaya kerang mutiara

Jumlah rumah tangga perikanan tersebar di semuah distrik di kabupaten Teluk Bintuni dengan total 790 rumah tangga, dengan jumlah rumah tangga perikanan laut sebanyak 710 rumah tangga  dan jumlah rumah tangga perikanan darat sebanyak 80 rumah tangga. Rumah tangga perikanan paling banyak  terdapat di Distrik Babo sebanyak 243 rumah tangga, dan terbanyak kedua terdapat di Distrik Bintuni sebanyak 225 dan Distri Aranday sebanyak 117 rumah tangga. Sedangkan rumah tangga perikanan  darat terbanyak di Distrik Bintuni yaitu 21 rumah tangga dan paling sedikit pada Distrik Tembuni hanya 6 rumah tangga.

Adapu Peralata Yang di Pakai para Nelayan tersebut terdiri dari 843 perahu tanpa motor, 183 perahu motor tempel dan kapal motor sebanyak 3 buah. Peralatan penamgkap ikan yang digunakan oleh nelayan di Kabupaten Teluk Bintuni adalah pukat pantai sebanyak 205 unit  

Hasil produksi perikanan laut keseluruhan di Kabupaten Teluk Bintuni adalah sebesar 110 ton. Dimana hasil produksi terbesar adalah tangkapan ikan lemuru dengan total tangkapan sebesar 76 ton, kemudian ikan selar sebesar 22 ton, dan ikan lencam/sikuda sebanyak 12 ton.