Morfologi Daerah Kabupaten Teluk Bintuni

 Morfolgi Kabupaten teluk Bintuni dapat dibedakan menjadi 2 (dua) satuan morfologi, yaitu sebagai berikut:

a. Satuan morfologi bergelombang, sebagian besar menempaip daerah bagian utara. Batuan pembentuk morfologi ini terdiri dari satuan batu gamping, konglomerat dan lanau. Pola aliran yang berkembang adalah dendrintik-subdendrintik. Kemiringan lereng berkisar 10-30 derajat.

b. Satuan morfologi daratan, sebagian besar menempati daerah  bagian selatan , tengah, timur dan daerah pesisir pantai. batuan Pembentuk satuan morfologi ini terdiri dari satuan batulempeng, satuan batupasir dan alluvium. Ketinggian satuan morfologi ini berkisar dari 0 m – 75 m diatas permukaan laut dengan lembah berbentuk U

Minyak dan Gas

Kabupaten Bintuni  merupakan kabupaten penghasil Minyak dan gas terbesar di wilayah Provinsi Papua Barat ,  Potensi minyak bumi di kawasan teluk Bintuni tersebar di Kecamatan  Bintuni, Merdey, Aranday dan Babo. Perusahaan PMA dan PMDN antara lain British Gas, Conoco, Arco, Patrindo dll. Selain kaya akan minyak bumi, kawasan ini juga kaya akan gas bumi. Potensi gas bumi sebesar 13  trilyun kaki kubik dengan volume cadangan sebesar 20 trilyun kaki kubik. Saat ini lapangan gas bumi di kawasan Teluk Bintuni telah di ekplorasi oleh perusahaan multinasional beyond Petroleum (BP) dengan proyek “LNG Tangguh” Lokasi pabrik pengelolaan LNG ini dibangun di daerah Saengga, Tanah Merah dan Babo.

Batu Bara

Terdapat di Kecamatan Bintuni sekitar daerah Horna dengan volume cadangan 4,5 juta metric ton, dan di daerah Tembuni dengan volume cadangan 14,29 juta metric ton. Dari hasil analisis, kandungan batubara terdiri dari belerang: 44,4-51,8% zat terbang:40,3-49,3%. Nilai kalori yang dihasilkan 5870-7935 kalori/kg. Sampai saat ini potensi batubara belum dimanfaatkan secara komersial.

Sirtu

Bahan galian sirtu di daerah Kabupaten Teluk Bintuni ditemukan tersebar di beberapa lokasi: yaitu antara lain menempati daerah/ Desa Mayado, Distrik Timbuni, Desa Barna, Distrik Maskona, Desa Jagiro, Distrik Jagiro, Kampung Kalikodok, Distrik Bintuni, Kampung Argo Simerai. Sumberdaya Hipotetik mencapai  2.130.000 ton

Lempung

Bahan galian lempung tersebar di beberapa lokasi, yaitu da daerah Kampung Jagiro, Kampung Wasiri, Kampung Kalikodok, dan Kampung Banjar Ausoi. Sumberdaya Hipotetik mencapai 870.000 ton

Pasir Kuarsa

Pasir Kuarsa terdapat di daerah Desa Barma dan Kampung Jagiro, sebaran tidak kurang dari 1 Ha.

Sumberdaya Hipotetik mencapai 24.000 ton

Kaolin

Potensi Kaolin di daerah Desa Barma, sebaran tidak kurang dari 0,5 Ha. Sumberdaya Hipotetik mencapai 35.000 ton